Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 April 2016

Problematika serta Solusi Kurikulum 2013

ARTIKEL
Problematika serta solusi Kurikulum 2013
            Kurikulum baru ini yang rencana pelaksanaannya menghabiskan anggaran hingga 2,49 triliun telah menuai banyak kritik, termasuk dari kalangan aktivis, antara lain, karena membuang sains dan menggantikannya dengan pendidikan kewarganegaraan (civics) dan pelajaran agama. Jadi, kurikulum baru ini lebih banyak muatan pendidikan kebangsaan dan agama, sedangkan sains atau IPA akan digabung ke dalam dua mata pelajaran tersebut. Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, yang dikutip oleh berbagai media massa, tidak lucu mengintegrasikam pendidikan kebangsaan dan pendidikan agama dengan pelajaran kimia dan ini akan membuat anak menjadi lebih kreatif. Muhammad Nuh juga mempertahankan keputusan menteri untuk menambah dan pelajaran agama dengan harapan penambahan dua jam pelajaran agama akan membantu program pembasmian teroris. Muhammad Nuh berkeyakinan bahwa gerakan terorisme yang semakin meningkat di Indonesia, menurutnya, karena tidak lengkapnya pendidikan agama. Oleh karena itu, kita perlu menambah jam pelajaran agama. (Syarwan Ahmad, Jurnal Pencerahan, Vol.8, No.2, 2014:100)